AKu ,,,,

Setiap hari aku terbangun dari lelapnya tidur dengan sebuah kehidupan baru,
setiap saat dengan dada membusung aku katakan : “ini hidupku”,
dan karenanya aku tidak ingin orang lain masuk dan mencampurinya,
aku ingin bebas melakukan apa saja yang aku mau,
aku ingin dapat melakukan apa saja yang aku suka,
karena ini adalah hidupku sendiri,
tanpa pernah menyadari kalau hidupku ternyata bukan hanya milikku seorang sama sekali.

Hidupku adalah milik Tuhanku,
karena Dia yang menciptakanku, menyulamku menjadi janin mungil dalam rahim ibuku,
meniupkan nafas kedalam hidungku,
mengalirkan darah kedalam pembuluhku,
dan karena akhirnya aku akan kembali ke pangkuan-Nya.

Hidupku adalah milik ibuku,
karena dia telah mengandung, melahirkan dan menyusuiku,
dia mengisi hatiku dengan cintanya,
dan menampung air mataku dengan tangan sucinya,
karena dia berjanji berjalan disampingku sampai akhir hayatnya.

Hidupku adalah milik ayahku,
karena dia menjaga dan melindungiku sejak kanak-kanakku,
dia membuatku bisa hidup dan berkembang,
dengan pengorbanan dia tidak bisa selalu berada di dekatku,
ya , tapi dia berjanji selalu ada untuk mengangkatku saat terjatuh.

Hidupku adalah milik saudara-saudariku,
karena mereka mencintaiku seolah aku adalah bagian dari tubuh mereka,
menangis dan tertawa bersamaku.

Hidupku adalah milik istriku/suamiku,
karena aku telah berjanji didepan Tuhan dan dunia,
bahwa aku akan bersamanya selama jantungku masih berdenyut,
karena untuk aku, dia telah meninggalkan dunianya jauh di belakang,
hidup, bernafas, tersenyum, dan bersedih denganku.

Hidupku adalah milik anak-anakku,
karena Tuhan pernah berbisik kepadaku : “ini adalah milik-Ku, kutitipkan kepadamu, dan buktikan cintamu kepada-Ku lewat keberadaan mereka”,
karena anak-anakku selalu menungguku kepulanganku.

Hidupku adalah milik sahabat-sahabatku,
milik mereka yang menanyakan kabarku,
mereka yang tersenyum padaku,
mereka yang mau menampung bebanku,
mereka yang menepuk pundakku,
mereka yang memintaku berhenti merokok,
mereka yang bahagia denganku,
mereka yang mentertawai kebodohanku,
mereka yang selalu mengharapkan kehadiranku,
mereka yang berjalan di sampingku,
mereka yang mengatakan aku mencintaimu,
karena kesedihanku akan menjadikan hari terasa suram bagi mereka,
dan kegembiraanku akan menjadi penambah semangat bagi mereka,
karena sakitku akan terasa sakit juga bagi mereka,
dan senyumku akan menjadi senyum mereka pula.

Betapa bodohnya bila dalam hidupku,
aku menganggap hidupku hanya milikku sendiri,
padahal setiap detik hidupku adalah milik mereka yang mencintaiku dan menyayangiku,
milik mereka yang menungguku,
dan milik mereka yang pernah, sekarang dan akan ada dalam hidupku.

Hidup ini begitu indah, maka buatlah menjadi lebih indah dengan melakukan segala sesuatu yang indah buat semua orang.

with love.

About yumiyulanda
If something went wrong, don't be sad...it's just Allah's way to forgive your sins...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: