As’aluka Billaah… Will You Marry Me?

As’aluka Billaah… Will You Marry Me?

6/6/2012 | 16 Rajab 1433 H | Hits: 13.454

Oleh: Liong Newton


Kirim Print

Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com – Tahukah Anda, mana laki-laki yang benar-benar mencintai karena Allah dan hanya iseng semata. Coba cermati dari beberapa sudut deh… pernahkah mereka meremehkan Anda (berkata yang tidak senonoh)? Pernahkah mereka menertawakan candaan yang membahas tentang pelecehan wanita? Pernahkah mereka memaksa melakukan hal yang memang belum pantas untuk dilakukan? Dengan alasan ‘aku sayang kamu’.

Yuukk… kita cermati bareng-bareng apa bener nih orang (laki-laki) serius sama kita or just kidding, just happy, just hujan heee…

Nyatanya di lapangan (dunia nyata maksudnya) banyak laki-laki yang bilang sayang dan sudah mendapatkan sesuatu dari kita, pada akhirnya bilang ‘kayanya kita udah gak cocok’ beeeeewwwwhhhh gubrrraaakkkk deh kita, kemakan cocok terus gak cocok. Na’uuzhubillah.

Koreksi lagi yuukk… apa kita yang salah? Atau mereka yang salah? Hmmmm…. gak usah cari yang salah deh yang penting kamu inget, kamu tuh lagi di incer (awasi) sama Tuhan. Coba kalau kita pake konsep ihsan bila mau melakukan apapun, masih inget konsepnya? Mari kita mengingat bersama-sama, IHSAN:” Mengabdilah kamu kepada Allah seakan-akan kamu melihat Dia. Jika kamu tidak melihatNya, sesungguhnya Dia melihatmu” nah ingatannya dah kembali pulihkan? Kalau nanti di antara kita ada yang lupa, yuk kita ingetin sama-sama, hitung-hitung berdakwah kecil-kecilan.

Nah bagaimana ya kalau ada yang ngajak nikah tapi tuh orang (laki-laki) sambil cengengesan (senyum-senyum malu) gimana ya?

Coba kita pereteli dulu deh. Pernahkah dia menyentuh kita? Pernahkah dia mengajak berbuat maksiat? Pernahkah dia mencoba merayumu? Pernahkah? Pernahkah? (tanya sendiri)

Laki-laki kaya gini masih diragukan ya?

Atau pernahkah ada yang meminang Anda dengan kalimat ‘as-aluka billaah… will you marry me?’ (aku meminta/bertanya kepadamu dengan nama Allah, maukah kau menikah denganku?) Wuiiiihhh pake nama Allah… apa masih harus diragukan?

Kehati-hatian itu perlu karena menikah adalah hal yang bukan main-main, ini adalah sunnah NabiyaAllah dan bisa menjadi wajib bagi kita (coba liat hukum menikah). Untuk yang bilang mengikut sertakan kalimat Allah, sebaiknya ditelaah kembali. Syar’ikah dia mengkhitbah kita? Meminta kita langsung kepada kita atau langsung menemui keluarga kita? Selalu ghadul bashar (menjaga pandangan) atau tidak ketika melihat kita?

Wah pokoknya banyak deh yang harus diperinci… tapi ingatlah keputusan yang terbaik harus tetap diserahkan kepada Allah dengan jalan shalat istikharah (shalat meminta petunjuk). Keep mendakwahi diri. ^_^

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2012/06/20924/asaluka-billaah-will-you-marry-me/#ixzz2As0t2WBv

About yumiyulanda
If something went wrong, don't be sad...it's just Allah's way to forgive your sins...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: