Indahnya Interaksi bersama Al-Qur’an

Indahnya Interaksi bersama Al-Qur’an

Wahai saudara yang beriman. Tiada mata manusia begitu terpesona dengan keindahan yang memukau. Hati akan dibuat kagum dan mendamba akan memiliki keindahan itu. Mungkin dalam pikiran kita adalah keindahan gunung, laut, mobil, kecantikan, atau yang lainnya yang sifatnya materi. Sudahkah kita merasakan keindahan Al Qur’an yang begitu mempesona? Ketika seseorang ingin merasakan keindahan gunung yang menjulang maka ia harus mendakinya dengan susah payah. Dia persiapkan perbekalan yang memadai dan peralatan yang lengkap untuk berjuang mendapatkan keindahan gunung yang memukau.

Seseorang yang mendaki gunung dengan senang hati berjalan menelusuri lembah atau bebatuan yang terjal akan hilang seluruh penat dan letih ketika mencapai ke puncak gunung. Yang begitu indah dan memukau ciptaan Alloh Ta’la. Itulah gambaran seseorang yang berinteraksi dengan keindahan gunung.

Bagaimana gambaran seseorang yang berinteraksi dengan keindahan Al Qur’an? Mari kita simak  seseorang yang berinteraksi dengan Al Qur’an dari seorang Imam Al-Ajjuri Rohimahulloh, “ Pertama-tama yang harus dicamkan oleh seorang yang berinteraksi dengan Al Quran: hendaknya ia bertakwa kepada Alloh, baik sendirian maupun bersama orang banyak, dengan bersikap wara’ dalam makan, minum dan pekerjaannya. Dia senantiasa mencermati zaman dan orang-orang rusak yang tengah menjalaninya, lalu menjaga diri dari mereka dengan tetap memegang teguh agamanya, dia siap menghadapi segala masalah yang menghadangnya, dan berita-cita untuk melakukan kebaikan terhadap kekurangan yang ada pada urusannya.

Dia menjaga lisannya dan berhati-hati dalam berbicara. Jika harus  angkat suara, di berbicara dengan ilmu tentu dengan keyakinan bahwa ucapan tersebut benar. Dan jika mesti diam, diamnya pun atas dasar ilmu tentu dengan meyakini bahwa diam adalah tindakan yang benar. Dihindarinya obrolan yang tiada berguna. Dia lebih takut terhadap lisannya ketimbang takut kepada musuhnya. Dia mengekang lisannya seperti mengekang musuhnya, agar terhindar dari kejahatan dan akibat buruk yang ditimbulkannya. Dia sedikit tertawa terhadap sesuatu yang biasanya menjadi bahan tertawaan manusia, lantaran buruknya akibat yang ditimbulkannya. Jika dia merasa senang akan sesuatu yang selaras dengan hatinya, dia cukup tersenyum. Dia tidak suka bercanda , karena khawatir terjerumus dalam main-main. Sehingga jika bercanda, candanya bukanlah kedustaan.

Wajahnya cerah dan ucapannya sopan. Tidak pernah dia memuji kelebihan yang ada pada dirinya, apalagi terhadap sesuatu yang tidak ia miliki. Dia sangat berhati-hati agar tidak terjerumus oleh hawa nafsu yang mendatangkan murka Tuhannya. Tidak pernah dia menggunjing seorang pun, tidak pula hasad, bahkan tidak pernah meremehkan orang lain. Dia tidak bergembira dengan musibah yang menimpah orang lain dan tidak menzalimi siapapun. Dia tidak berburu sangka kepada siapapun kecuali kepada yang berhak. Irinya berdasrkan ilmu, dan tidak berhenti mencari hakikat dengan dasar ilmu. Dia menjadikan Al-Qur’an, Sunnah, dan fiqh sebagai petunjuk jalannya menuju akhlak yang baik lagi menarik.”

Keajaiban dan keidahan yang begitu mempesona akhlak pengemban Al Qur’an. Siapakah yang tidak berdecak kagum melihat pribadi yang begitu indah itu. Ya, begitulah Al Qur’an membentuk orang yang berinteraksi dengannya. Yaitu dengan tilawah (membaca), menghafal, tadabbur, mengamalkannya dan berdakwah dengannya. Sentuhan Al Qur’an yang lembut dan penuh kasih sayang memancarkan bau semerbak nan wangi ketika menghirupnya.

Kita amati generasi dahulu tergembleng dengan Al Qur’an membuat pribadi-pribadi yang terisi dengan kecemerlangan dan kilauan yang memancar ke seluruh penjuru alam. Merekalah yang menjadikan Al Qur’an pembimbing mereka dan senantiasa dirindukan senantisa dekat dan terus menyelami makna Al Qur’an yang penuh dengan hikmah. Merekalah yang ketika dibacakan ayat ayat Alloh maka bergetar dan merinding bulunya, karena merasakan keagungan Sang Pencipta yang begitu Agung dan Perkasa. Bahkan tidak sedikit diantara mereka begitu sering menghatamkan Al Qur’an begitu sering bahkan ada yang mengahtamkan  8 kali  satu hari, ada yang 4 kali satu hari, ada yang 2kali satu hari, ada pula 1 kali satu hari. Kalau anda berapa kali hatam satu hari ??? kok bisa, ya? Mana mungkin? Itulah pertanyaan kita, betulkan???

Ya, mungkin karena mereka bisa menikmati keindahan Al Qur’an dengan keimanan yang begitu kuat dan mulia yang terpatri dalam hati mereka, kita simak ayat berikut ini :

“Adapun orang-orang yang beriman Amat sangat cintanya kepada Allah. (Al Baqoroh: 165)

Orang beriman sangat cinta kepada Alloh, begitu juga mencintai  sangat dengan kitab Alloh ( Al Qur’an )  dengan cinta yang meluap-luap. Sehingga tiada detik atau menit yang terbuang kecuali selalu bersama Al Qur’an yang terlantunkan dan terjiwai dalam sanubarinya. Bahkan dijuliki dengan Al Qur’an yang berjalan, karena begitu melekatnya mereka dengan Al Qur’an.

Saudara yang beriman. Bagaimanakah dengan interaksi kita dengan Al Qur’an? Apakah menunggu ajal menjemput kita dengan mudahnya menyia-nyiakan Al Qur’an begitu saja, tanpa membekas dalam kehidupan kita.

Sekaranghlah waktunya kita membenahi kehidupan dan merubah segalanya dengan kekuatan Al Qur’an yang begitu dahsyat dan mempesona. Sehingga hidup bisa lebih baik dari kemarin dan menjadi orang orang yang dipilih Alloh untuk mengembannya. Seperti orang-orang terdahulu dengan keimanan yang begitu kuat dan bersinar di bawah naungan Al Qur’an. Selamat berinteraksi dengan Al Qur’an. Menikmati keindahannya.

Abu Ahmad Hasan Bajry

About yumiyulanda
If something went wrong, don't be sad...it's just Allah's way to forgive your sins...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: