Alhamdulillah :))

Jakarta (Rabu) 16 Januari 2013

Pagi ini tepatnya pukul 09:13 jawabannya sudah diterima dengan baik.. dan AllahSWT knows best timing…entah senang rasanya dapat kabar baik…dan saya pun hanya bercerita kepada teman-teman dikantor juga mba icha dan sorenya kepada mba Ika :))

Cuma mau bilang ke mereka (temen2 kantor) seperti tweets saya sore ini di Tweeter — ” You guys (Bu Ika,Muji,Nia) are really good team ;).. And of course really something, fii dunia wal akhirat ya :)) — gabosendengerinyaaaaa ”

Dan Mama serta tante Elly  bilang ” Ga  ada persyaratan apapun ” .. thank you ma dan ante atas jawabannya yang membuat lega hati ini.. juga Allah SWT yang menyempurnakan setiap langkah ini menapak kejelasan diri..

Alhamdulillah ::))

 

Advertisements

CurCol ke Allah SWT dalam bentuk Do’a :D

“Bila Allah cepat mengabulkan do’aku, Maka Allah Menyayangiku.
Bila Allah lambat dalam mengabulkan do’aku, Maka Allah ingin Mengujiku.
Bila Allah tidak mengabulkan do’aku, Maka Allah merancang sesuatu yang lebih baik untukku.
Oleh karena itu, harus berprasangka baik sama ALLAH dalam keadaan apapun juga… Karena, kasih sayang Allah itu mendahului kemurkaanNya…”

” tenang Yum, ini bukan yg terbaik…Allah pasti tau yang terbaik buat kamu, pasti Allah ngerancang sesuatu ngerancang sesuatu yang terbaik, jangan berburuk sangka sama Allah. Allah sayang kamu loh…:) Terima kasih Ya Allah :D”

Ke-Istiqomahan dari Jiwa dan Raga

Jakarta, Selasa, 03 Januari 2012..

Banyak hal yang membuat tangan ini menorehkan sedikit tulisan di blog ini, karena sejauh ini saya lebih sering copy-paste dari tulisan orang-orang hebat ke blog saya. Sudah saatnya pula untuk saya mulai menulis disini sebagai torehan buah pikiran yang ada di benak ini..

2011 terbentang dengan banyak cerita, kebangkitan, kekuatan hakiki, kenaikan dan penurunan iman kepada sang Khalik ALLAH SWT, dan berharap 2012 ada ke-istiqomahan dari jiwa dan Raga sesuai dengan judul posting saya pagi ini.

Berulang kali saya membaca timeline twitter pak @jamilazzaini, saya tak menyebut beliau sebagai motivator akan tetapi lebih dari itu ya sebagai seorang Guru Sukses Mulia dan membaca website beliau di http://www.jamilazzaini.com entah mengapa membuat diri ini menangis mengapa aku tak juga melangkahkan kaki dan mengayunkan diri ke hal-hal yang walaupun dilakukan sedikit akan tetapi cukup bermakna. Terkadang diri kita memerlukan pemaksaan untuk selalu istiqomah.

Istiqomah untuk tidur lebih awal dan bangun lebih awal, menegakkan kaki dan badan untuk bersujud, membesarkan mata untuk tilawah, menguasai diri sebaik-baiknya untuk terjaga hingga saatnya beraktivitas pagi dan banyak hal lainnya. Termasuk memulai hari ini menulis di blog saya ini yang masih jauh dari baik.

Do’a pagi ini, Ya Rabb berikan ke istiqomahan melakukan aktivitas setiap hari ini dan jadikan apa-apa yang kami (umat muslim) menjadi ibadah kepadaMu..

Menapak Asa Yang Akan Segera Tampak..

Duduk termangu memaknai hidup itulah yang aku lakukan saat ini. Entah dan entah kapan sebuah “ASA” itu kan tampak..tak pernah sesedih ini bahkan seluka ini…menggantungkan sebuah harapan, impian dan “ASA” pada-Nya….aku mengetahui dengan pasti bahwa ini jalannya, tidak semua orang mengetahui bahwa i am telling everyday that i am look Okay…i see myself..suprise, akan tetapi mengutip sebuah lirik lagu ” ...Just the way you are… :)…aku hanya berusaha untuk pasrah terhadap apa-apa yang akan terjadi kelak, mengikuti kata hati ini dan selalu menangkap setiap kejadian detik-detiknya menjadi hal yang indah untuk disyukuri..

Aku yakin bahwa Allah tak diam dan tak pernah mengacuhkanku..justru sebaliknya, temporary time…aku menyadari dengan pasti bahwa banyak impian yang berputar-putar di pikiran ini…pencapaian yang sulit untuk mengaktualisasikannya…akan tetapi setiap saat aku punya Allah yang selalu memberikan kekuatan padaku setiap saat…membayangkan menjadi seperti ini, ingin sepertinya *siapapun dia yang kuanggap sangat amazing* pantas rasanya untuk ditiru tips-tips menjadi sukses…bukankah itu sebuah ASA…

Allah, please do not left me in the back…i need you everytime….

Jakarta, (Sabtu) 08 Juli 2011 at 22:12 pm

 

 

Byebye Javelin 8900..welcome on my hand BB Onyx 2 9780

iihh…dassar Yumi..judulnya pamer abis deh…gubrak,,, 😉 😀 🙂 ..

Aniwei..ini sebenernya bukan pamer ya…akan tetapi curhat,,, 😀 * kan kategorinya masuk “edisi curhat lagih” 😉 *….psst tahu kah kamu hay blogger,,,mengapa oh mengapa aku mengganti bebe Javelin Curve 8900 dan melepas-nya sabtu lalu pukul 16:00 waktu Jakarta.red bertempat di Lantai 4 di salah satu sudut toko dekat eskalator di Thamrin City hal ini dikarenakan si trackball yang merupakan bagian penting atau tepatnya utama yaaa yang sering rusak atau sukar diarahkan ball-nya ke-samping kiri-kanan-atas-bawah…sehingga aku sudah meng-istikharahkan untuk menjual smartphone yang hampir satu tahun ditangan kepada Henky salah satu teman *chinese kalimantan.bok 😀 *…upss…terjual di angka 1.1 Juta…eng ing eng…rendah banget coba…murah dan upss…sedih rasanya…tapi aku sudah ada Onyx yang dibeli sabtu lalu di Gramedia Matraman yang kenyataannya adalah stock akhir si Baim, sales dari stan OkeShop..karena keinginan dan tekad yang sudah bulat dan mendarah daging akhirnya kuputuskan membeli si Onyx…Alhamdulillah that means Allah allowed me to bought the new one of smartphone…Alhamdulillah…Thank you Allah 🙂 ….

Ke Henky selain mau jual bebe itu ya untuk mem-back_up file-file yang ada di Javelin tanpa perlu meng-invite friend list di blackberry yang lama…finish…beli case buat Bebe dan antispy…*sayang ya kita manusia ga punya antispy juga :p *…oh ya berbuka puasa ditraktir Henky es teh manis…thanks a lot Henk…am a happy customer 🙂 thank you thank you in advance…mana gratis back_up …hahahha,…senengnya punya temen banyak dengan berbagai profesi, jad lumayan dapat diskon or gratisan kan :D…hehehhehe,,,thanks my Allah … i don’t know deh kalau bukan karena rajin kenalan ga mungkin bisa se-bahagia ini…hehehhehe…ups ashar dan maghrib di Thamrin City…

Namanya juga pusat perbelanjaan yaa,,,liat kiri kana, tengok sana tengok sini, menunduk dan memegang, dan akhirnya nanya harga, dicoba dan upsss…sampai pada keputusan nawar harga,,,,Awwwwhhh…ini loh aku menemukan sepatu karet ala crocs  di Thamrin City made in China..jatuh cinta dengan tiga (3) pasang sepatu karet berwarna abu-abu terang, krem dan coklat tua yang harganya hanya 30rb/pasang…*itu setelah ditawar loh :p harga sebenernya 35ribu/pasang  karena ambil tiga (3) pasang discount 5ribu/pasang dan kudengar logat bicaranya juga pake bahasa padang, ya sudah ber-bahasa ibulah antara aku dan si penjual :D, iiihhh dasar si Yumi… 😀 *…yuppzzz senang mendapat sepatu karet pengganti, walau bukan crocs cukup menarik warnanya serta modelnya yang ga ketinggalan zaman, dan nyaman dipakai terutama untuk biker seperti aku…*psst kalau biker baiknya pake sepatu yang awet dan nyaman buat ngendarain motor bo’ 😀 *…

Lanjut belanja baju kemeja ultah buat Pak Dedy dan suaminya wulan…ya karena membeli diatas tiga (3) pieces kemeja discount jadi 55ribu/kemeja dari harga semula hanya 65ribu jika ambil kurang dari tiga (3)..jadi harga satuan…mahal aja deh :P…yaa pulang, karena perut berteriak perih memekakkan telinga dan membuat pusing kepala sepanjang sholat ashar dan maghrib serta pulang kerumah…oalah lapar sekali sepertinya…Alhamdulillah sampai juga dan sembari mencari dan mengira-mengira menu apa ya untuk buka puasa yang sudah hampir jam delapan (8) malam ini ???…yaaa nasi goreng langganan diujung jalan sebelum Alfamart haji Ten…upsss…sangat disayangkan ga jualan, karena tak terlihat gerobak nasgor mangkal hanya ada gerobak jualan es-buah…yaayyaaa…sedih..jalan dan terus mencari apa kira-kira yang enak untuk dimakan tapi sehat…yaaa alhamdulillah 🙂 nasi rawon dan air mineral dingin serta jus wortel…:D …anget banget deh,,,lumayan…buat menu baru … alhamdulillah akhirnya aku berbuka puasa juga dengan yang sehat…Thank thank you Allah…

Yumi at 11:00 pm… 🙂 Nite all…

 

 

 

Kesalahan Pagi Hari

..wewh…siapa yang mengira akan begini jadinya… 😦

Mengapa orang selalu mempermasalahkan hal-hal kecil, tidak komit atau apalah ya disebutnya.

Ketika marah, kini berusaha menahan lidah, kalimat apa yang akan dilontarkan harus di-manage/organize terlebih dahulu agar kata-kata yang terdengar nanti masih dalam koridor “kata-kata yang baik”…tidak melakukan kesalahan dengan pasti.

Ya pagi ini terjadilah argumen pagi yang tak enak didengar olehku..sakit rasanya kuping ini…Ya Allah menjaga lidah jauh lebih sulit…lebih baik membuka pikiran dan berpikir yang baik-baik saja..mengingat kebaikannya dan membuat matahari bersinar dihati ini…aku tak sedih ya Allah, aku hanya ingin punya setitik cahaya dihati yang selalu bersinar sehingga aku hanya melihat kebaikan dan kebaikan saja tanpa pernah melihat keburukan… :)..

“Ya ALLAH, jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka, janganlah Engkau hukum aku karena ucapan mereka dan ampunilah daku lantaran ketidak tahuan mereka”,(Abu Bakar As-Shiddiq ra)”

Digeledah Polisi di hari Ultah :)

Sabtu sore usai mengaji, aku menawarkan Irma teman seperjuanganku untuk pulang bersama dengan motorku, dikarenakan sore itu Irma tak jua dijemput oleh suaminya :D, oh iya alasan lainnya adalah karena menunggu Nina menghitung total barang dagangannya “aksesories / bross cantik ” untuk aku tawarkan kepada teman-temanku yang lainnya :).. Bross yang dibuat Nina ini adalah hasil karya tangannya sendiri sehingga terkesan sangat kreative, tepatnya benar-benar kreative-lah yah ketimbang aku yang tak bisa menciptakan something special  …hehehhehe….Nina adalah anggota baru halaqoh kami ini, friendly dan sangat baik tak terkira : … jadi ingat bahwa kalau kita baik akan dipertemukan dan berkumpul dengan orang-orang yang baik pula…AllahuAkbar…thanks Allah..

Akhirnya aku dan Irma pulang bersama, Irma dibonceng olehku, sepanjang jalan panjang itu kami tak berhenti berseloroh dan bercerita apa saja .. *perlu diketahui usia Irma terpaut 4 tahun lebih dibawah usiaku…:) berasa tua euhy :D”..Sore itu aku melewati jalan yang biasa dilalui MM 47 (MetroMini No.47) padahal pada saat itu Irma berkata padaku, ” Loh mba kok lewat sini, banyak Polisi razia dadakan sore-sore kalau lewat sini, aku ga pakai helm loh  mba !.” lalu aku bilang pada Irma, ” Yah, tadi ga bilang sih !! …hahaha.” ujarku sambil tertawa, padahal kalau boleh jujur aku agak khawatir juga, karena Irma tidak memakai helm, karena menurutku Helm-nya ya Jilbab yang dia pakai karena jilbab itu kan helm yang dipakai tidak hanya didunia saja toh diakhirat juga, ujarku berseloroh seperti biasanya, entah Irma mendengar atau tidak ucapanku ini yang seadanya ini, aku pun tak mengetahui dengan pasti :D. Akan tetapi aku sering mengatakan ini kepada sebagian orang-orang disekeliling-ku bahwa, tidak akan masalah atau terjadi apa-apa bila tidak meggunakan helm, ini hanya berlaku jika mereka ingin diboncengi olehku, dikarenakan sejauh ini polisi juga hampir tidak pernah merazia diriku :D.

Sampailah ketika aku dan Irma melewati jalan yang sudah ramai dengan polisi dimana semuanya terlihat heboh lalu lalang ditengah jalan sambil mencegat beberapa pengendara motor, ya kulihat sore itu lebih banyak pengendara motornya ketimbang pengendara mobil yang diberhentikan untuk diperiksa kelengkapan dokumennya. Termasuk-lah aku disana yang dicegat oleh polisi berperawakan tua dan perutnya gendut *upps :D*…tapi terlihat sangat baik. Ketika dia memerintahkan aku untuk mematikan mesin vario, tiba-tiba saja alarm vario itu berbunyi memekakkan telinga dan membuat beberapa polisi meriung…hahahaha, parahnya tuh alarm tak berhenti juga karena kunci alarm-nya tidak diketemukan entah disudut mana tersimpan didalam tas merah jeans ini..halah-halah..Polisi berperwakan dengan perut buncitnya menghampiriku seraya berkata, ” Coba saya lihat kelengkapan dokumen kendaraannya. “ Seperti biasanya aku selalu susah mencari barang-barang yang ada ditasku, akhirnya yang kuperlihatkan bukan STNK dan SIM, akan tetapi SIM dan KTP..wkawkawka, aku juga tak mengerti mengapa yang aku keluarkan adalah KTP bukan STNK..hahahahaha :D..*grogi:D*

Sembari polisi memeriksa dokumen kendaraan vario ini, aku sibuk berdo’a dalam hati, ” Ya Allah tolonglah aku”.  Tiba-tiba polisi itu menghampiriku dan berkata, ” Saya tilang ya, besok sidang, yang mana dari dokumen kendaraan kamu yang akan saya tahan ? “ ..Oh Allah, gimana ini aku tak mau ditilang dan disidang, ribet dan menjeliwet urusannya, sambil memandangi Irma, aku pun berkata kembali kepada polisi, ” Pak, mohon jangan ditilang atau disidang, saya tadi bertemu dengan teman saya ini dijalan dan ikut bareng sama saya pulang ! *bohong.dot.com, aku pun menoleh ke Irma yang tengah berdiri dibelakangku dan terlihat Irma-pun juga mendukung pembelaan atas diriku membuat argumen ini, haha =)) haha*, lagipula saya baru pulang dari Rumah Sakit Pak, ini saya tunjukkan kepada Bapak kwitansi Rumah Sakit, sebentar ya pak saya ambilkan. “ akupun mulai gerasak-gerusuk mencari kwitansi Rumah Sakit yang aku selipkan dibuku Tujuh (7) Keajaiban Rezeki karya ” Ippho” yang selalu aku bawa kemanapun , dan akhirnya ketemu juga kwitansinya, namun polisi itu berkata lagi, ” Saya tidak perlu kwitansi itu.” Lalu aku berkata, ” ini kwitansi-nya Pak !”. Aku terlihat seperti memaksa sambil menyodorkan kwitansi Rumah Sakit kepada Polisi itu, namun polisi itu hanya melihat sekilas saja dan mengembalikan kwitansi itu padaku akan tetapi STNK dan SIM masih ditangannya..ohhhh..tapi tiba-tiba spontan polisi itu bertanya kepadaku layaknya sedang mewawancari seseorang yang sedang melamar pekerjaan, hahahaha tertawa lagi 😀 karena pertanyaannya aneh dan tidak ada hubungannya dengan pemeriksaan atau razia.

Polisi itu bertanya dengan mimik muka serius dan aku menjawab dengan tepat sasaran setiap pertanyaan yang diajukan oleh polisi dengan perut membuncit itu *again :D* , ” Kamu darimana ? “, ” Saya dari Pisangan pak, pulang ngaji ! ” , “Kamu kerja dimana ? “, ” Di Farmasi Pak !”, ” Kamu habis SMA langsung kuliah ? ” , ” Oh, engga Pak, saya kuliah dulu baru kerja !” , ” Kantor kamu dimana ? ” , ” di  Kayu Putih pak !”, ” Tapi saya harus menilang kamu dan besok kamu sidang, salah satu dokumen ini kamu ambil dikantor polisi, karena melanggar lalu lintas tidak memakai helm yang diboncengi !”, ” Waduh jangan ya pak, soalnya saya besok kerja pak, lagipula saya baru saja pulang dari Rumah Sakit ! “. Kulihat polisi itu lama sekali berpikirnya, akhirnya aku hanya berharap sebuah keajaiban yaitu pertolongan Allah..ya sebuah pertolongan bahwa disatu sisi aku memang benar..hehehe :))…

Alhamdulillah  (says with 3 times, more its better than, hihiihii 😀 ) . Do you know what…hehehehe ? Please read this continue stories as below with laugh of loud…LOL … hahahhahaha 😉

Allah knows what’s best indeed….yaaaa…tiba-tiba saja kulihat dengan penuh pertimbangan, polisi itu berkata seperti ini, ” Baiklah, kamu boleh jalan, tapi kedepannya jika ada yang diboncengi harap memakai helm. “   That’s it. No more conversation after that. Tapi anehnya, ini polisi baik juga, dan all the waaaaaaaaayyyyy sampai pada akhirnya senyum mulai merekah dibibirku dan tampak diwajahku dan berujar, ” Makasih ya Pak, semoga berkah untuk Bapak !”. Sepertinya polisi itu tak mendengar greetings-ku padanya karena kulihat dia tengah berjalan berlalu dibelakangku untuk menangkap mangsa pengendara motor baru…oohhhh geram 😦 rasanya..setidak-tidaknya saat ini Allah masih memberikan kesempatan untuk-ku agar tidak susah-payah mengurus ini itu dikarenakan dokumen-dokumen yang akan tertahan nantinya jika polisi itu tidak melepaskanku hari ini.

Begitu akhirnya ketika aku mulai menyalakan mesin vario, aku pun dapat langsung bernapas lega., ya selega-leganya…aku persilahkan Irma untuk duduk dibelakangku untuk mengantarnya mencari angkot 😀 ….But what luckily i am on this my 28th birthday, Allah SWT was there with me and Irma then did not let anything bad happen with us…ufhhh..lalu aku mulai berselorh dan tertawa lagi sambil mengendarai Vario abu-abu ini seperti biasanya, topiknya tentang kejadian sore itu ” Tragedi Yang Membawa Keberkahan di hari UlTah “. Akupun mengantarkan Irma diujung perhentian angkot menuju rumahnya , dan aku pun berpamitan dan bersalaman dengan Irma seperti biasanya disaat pertemuan pekanan kita usai.

Akupun mulai memacu vario abu-abu menuju Rabbani Rawamangun untuk mengikuti kajian Tatsqif sore. Sebenarnya ini sudah telat untuk datang ke ta’lim ini, akan tetapi harus datang walau terlambat 🙂 *semangat :)* . Sore itu Tatsqif  diisi oleh Ustadz Agus Supriatna, ustadz yang selalu mengisi ceramahnya dengan lemparan senyuman, candaan dan hal-hal lainnya yang membuat pendengar tertawa bahkan bisa sampai terbahak-bahak. Aku mulai sibuk dengan ponsel yang tak henti-hentinya berbunyi yang isinya ucapan dan do’a-do’a dari teman-teman sejawat lewat social networking. Bertemu dengan Kanti dan anaknya (istrinya Hasyim) dan Mba Ika Pratiwi. Aku teringat janji dengan anak boss-ku Kak Donna untuk mencarikan guru privat untuk putrinya Nabila dan aku menawarkan Kanti, jadilah sore itu transaksi jasa dimulai antara Aku, Kak Donna, dan Kanti. Terakhir kudengar dari Kanti , kalau dia telah mulai mengajar privat untuk Nabila. Alhamdulillahirabbil’alamin, semoga sesuai ya Allah..aminn…

Aku menunaikan sholat Maghrib di Musholla Rabbani dengan berjamaah dan sambil menunggui Mba Ika Pratiwi curhat dengan temannya atau sebaliknya aku sibuk dengan ponsel-ku seperti biasa serta menunggui adikku yang tak kunjung tiba untuk memberikan baju kado ultah dari mama yang kini ada ditangannya. Akhirnya Mba Ika selesai juga begitu juga dengan Yayat adik laki-laki ke-duaku, baju dari mama kini sudah ditanganku. Surprise, mom gave me a present on my birthday this year, yeahhhhh, after since long long time ago she was never remind my birthday or just only says, never!!! Tapi aku tak pernah menuntutnya, but today blessing comes to me, Alhamdulillah :)), once again Thank You, Allah.

Vario kuparkir di Basement Rabbani, seperti biasanya alarm tak hentinya berbunyi, hahahaha, karena kunci alarm-nya terpencet..hihihihi..sampai-sampai petugas parkir turun dan menghampiriku, dia terlihat khawatir ada apa gerangan dibasement sana dan suaranya berisik ujarnya sambil menutup ke-dua telinganya dengan kedua tangannya. Sedangkan Mba Ika kulihat diujung sana senyum-senyum sambil cengar-cengir heran penuh kebingungan. hahahhahahaa…Aku dan Mba Ika menuju KFC Arion Mall untuk makan sambil bercerita mengenai Big Presents that I have received with many thanks to Allah and all of the people around me for today, diantaranya ” Juara 3 Lomba Menulis Menyambut hari Kebangkitan Nasional, Kado dari Mama, Ucapan lewat teman-teman halaqoh dan teman-teman sejawat via Social Networking, ada ice cake from Jessy Bread yang aku beli sendiri untuk dinikmati bersama teman-teman pengajian, dan banyak lagi”. Banyak lagi disini dalam arti kata bahwa aku penuh senyuman hari ini , with Laugh of Loud, Full of Smile in my lips…

Aniwei, kisah ini berakhir dengan senyuman dan tertawa terus sepanjang hari bahkan hingga badan ini rebahan di pembaringan ini. Allah sangat banyak memberikanku keberkahan dan keberkahan yang penuh dengan makna hidup yang tak diduga-duga. Sempat terpikir Allah itu sangat misterius, saking misteriusnya Allah berikan banyak kejutan-kejutan indah yang aku alami disepanjang usiaku kini, yang tak pernah kuketahui sebelumnya, sungguh aku tak tahu bagaimana lagi jika Allah tak pernah ada di dalam hati ini. Mungkin saja aku terhempas di ujung tekanan batin dan gejolak serta merta menghampiriku setiap saat…

Oooohh Allah SWT so thank you….^__^ …

# Oh ya Happy Birthday in 1st Year old to Maska, he is little baby boy of my boss’ grand son 🙂 *

Jakarta, Tuesday June 14th, 2011 17:00 WIB 

at Office – on my desk =)